Begitulah Facebook bertanya kepada setiap orang yang mengikuti salah satu jejaring sosial ini.
So, What’s on Your Mind?
Hmm… Sepertinya banyak dan bolehkah itu dikatakan impian? Karena, apa yang sedang saya pikirkan sekarang adalah mimpi-mimpi tentang kehidupan saya kedepannya kelak. Mau dibawa kemana diri saya ini sebenarnya adalah tugas saya sendiri yang tentunya membutuhkan dukungan dari orang lain. Homo Homini Socius. Berkaca dari istilah tersebutlah saya yakin bahwa se-introvert apapun seseorang, termasuk saya, pasti akan membutuhkan orang lain, entah langsung maupun tidak.
1. Bachelor Graduation
Saya Ida Mayanti, wanita keturunan Sunda dari Bapak dan Betawi dari Ibu yang lahir di Jakarta tertanggal di Akte Kelahiran adalah 21 November 1986. Sebenarnya saya lahir pada bulan September, namun karena ada kesalahan administrasi ketika saya hendak lulus SDN 06 Petang PIK Jakarta Timur, maka saya dan keluarga mengalah sehingga saya dimudakan 2 bulan. Jadilah semua surat-surat penting saya dan keluarga mengikuti kelahiran November saya.
Dari apa yang saya alami hingga berumur 24 tahun sekarang ini, beberapa kali saya melakukan keterlambatan dalam hal pendidikan. Saya memang tidak mengenyam pendidikan di Taman Kanak-kanak (TK), karena ketujuh kakak saya pun tidak ada yang di-TK-kan oleh orang tua saya. Namun, saya sempat terlambat masuk SD. Sehingga saudara saya yang sebaya sudah lulus SD, saya masih di kelas 6, dan begitu seterusnya hingga saya bersekolah di SLTPN 236 Jakarta Timur dan SMKN 40 Jakarta Timur.
Alhamdulillah, nilai-nilai saya ketika SD hingga SMK dapat dikatakan bagus. Di SD bahkan, pernah bersaing dengan teman, dan pada akhirnya kami berdua memperoleh ranking 1,5, karena ranking 1-nya ada 2 orang. Di SMP, persaingan sangat ketat, apalagi kelas 3. Sepertinya sulit sekali memperoleh ranking 1, mendapat ranking 5 saja, saya sudah alhamdulillah. Meningkat ke SMK, persaingan juga ketat, tapi bersyukur saya memperoleh predikat terbaik 1 pada jurusan Akuntansi yang saya pilih ketika acara pelepasan diselenggarakan, dan itu terjadi pada tahun 2005.
Selanjutnya adalah keterlambatan itu datang lagi kepada saya ketika saya hendak mencari pendidikan yang lebih tinggi. Sebenarnya tidak ada niatan untuk kuliah langsung, karena saya hendak mencari pekerjaan dahulu. Hanya saja, saya yang masih muda dan lugu terlalu idealism untuk dibantu dicarikan pekerjaan, dalam arti saya ingin berusaha sendiri dahulu, dan kenyataannya adalah nihil. ^^ Akhirnya, setelah mencoba USM STAN 2005 tetapi gagal, dan mengganggur tidak ada pekerjaan tetap selain membantu kakak berjualan nasi uduk dirumah dengan menjadi seorang penggoreng bakwan, saya berniat untuk kuliah di swasta dan memilih Universitas Krisnadwipayana (Unkris) di Pondok Gede, karena SMK saya pernah melakukan kunjungan ke kampus tersebut.
Sedahsyat apapun manusia berencana, tetap yang memutuskan adalah Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala sesuatunya. Berawal dari mengantar teman mendaftar SPMB, akhirnya saya ikut mencoba untuk melakukan tes masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tersebut. Saya memang anak Akuntansi ketika SMK, namun setahun mengganggur membuat saya sering membuka wawasan dengan membaca koran, terutama Kompas, dan sedikit tertarik tentang apa itu pemerintah dan pemerintahan. Ada dua jurusan yang membuat saya terpikat, yaitu Ilmu Pemerintah dan Administrasi Negara. Hanya saja, dari kampus yang saya pilih, yaitu UI, yang ada hanya Administrasi Negara, dan mengapa tidak? Karena sedikit-sedikit, sepertinya ada kaitan dengan apa yang pernah saya pelajari di SMK dahulu. Pilihan pun sudah bulat, jurusannya Administrasi Negara, dengan pilihan pertama di UI, dan kedua di Unpad. Semuanya saya lakukan tanpa ada pertimbangan lebih lanjut, seperti pengalaman Bimbel yang tidak ada, saingan dengan anak-anak lulusan SMU yang pasti pintar-pintar, seandainya diterima, biayanya bagaimana, kalau diterima di Unpad, hidup seperti apa. Tidak ada kelanjutannya. Maka, sempat terpikir apapun hasilnya, saya tetap pilih Unkris.
Hmmm… Tuhan pun menguji saya kembali. Alhamdulillah saya diterima di UI setelah ikut SPMB 2006. Lalu, apakah UI atau Unkris. Saya benar-benar bingung pada saat itu, apakah ada biaya, apakah keluarga akan men-support saya, dan sebagainya. Namun, ada sahabat SMK saya bernama Dara yang terus mendorong saya untuk mengambil kesempatan itu, and why not? Akhirnya saya beranikan untuk bilang ke keluarga kalau saya mau kuliah di UI. Then, dimulai dari 2006 saya kuliah, sebelumnya lulus SMK pada tahun 2005. Hingga sekarang, sudah 2011 tertanggal 15 Januari. Artinya? Saya terlambat lagi. Seharusnya, normalnya, saya lulus pada tahun 2010 kemarin. Tetapi, banyaklah hal yang menjadi ujian saya pada semester 8 dan 9 lalu. Semester 8 karena fokus pada magang yang telat dan mengurus laporannya yang mirip tugas akhir, sehingga mengejar skripsi sepertinya sulit. Kemudian semester 9 hingga mendekati deadline yang hanya tinggal 1 Bab namun sulit dilalui karena ujian yang sangat berat. Akhirnya, saya melanjutkan kembali ke semester 10, semester dan tahun yang harus dilalui dengan penuh keikhlasan, kesabaran, ketabahan, dan kekuatan, bukan hanya saya saja, tetapi juga satu keluarga saya.
Oleh karena itu, saya berkeinginan untuk mengejar skripsi saya sehingga lulus pada semester ini, dan wisuda pada tahun ini pula. Karena saya ingin mengikuti jejak teman-teman yang terlebih dahulu lulus, dan Ida Mayanti, S.Sos merupakan salah satu tiket saya untuk impian berikutnya. ^^
2. Working
Dengan tiket S1 yang sudah di tangan, saya akan mencari pekerjaan. Belum tahu hendak dimana, tapi jenis pekerjaan dalam pikiran saya ada 3, yaitu menjadi karyawan pada perusahaan swasta, pegawai BUMN, dan PNS. Saya ingin bekerja sesuai dengan jurusan saya sebenarnya, paling tidak itu ada di PNS. Namun, tidak menutup kemungkinan, Tuhan menakdirkan saya bekerja di BUMN, seperti Pegadaian, misalnya. Atau seandainya swasta, bolehlah saya mencoba PT. Astra Internasional. Karena terkadang, apa yang kita pelajari di kampus, tidak akan selalu sama dengan kenyataan yang terjadi pada kehidupan kantor, baik pemerintah maupun swasta, jadi, dimanapun penempatannya, saya harus siap bekerja dan menjadi pegawai/karyawan yang baik dan jujur.
3. Nice Wedding
Berapapun usia pekerjaan saya, seandainya Tuhan menakdirkan saya menikah, maka saya akan mengikutinya. Hanya saja, seperti yang ada di benak wanita lain, bolehlah saya memiliki keinginan untuk menikah dalam kondisi yang terbaik, dan sesuai dengan impian saya. Saya pun sempat mencari tahu apa saja yang harus dipersiapkan dalam sebuah pernikahan.
Persiapan Pernikahan
Konsep Besar
- Proses pertemuan keluarga untuk lamaran.
- Mengurus administrasi: RT, RW, Kelurahan, KUA.
- Mencari jasa penyedia paket pernikahan mulai dari rias pengantin, dekorasi pelaminan, katering dan lain-lain.
- Mempersiapkan undangan dan penyebaran undangan.
- Acara resepsi
Konsep Detail
Beberapa hal yang harus dipersiapkan dari sekarang di antaranya:
- Mencari informasi penyedia jasa paket pernikahan, mulai dari dekorasi, rias pengantin, tempat atau gedung, katering dan lain-lain. Bisa cari di: internet untuk referensi, dan tanya-tanya kenalan untuk perbandingan agar dapat yang lebih murah dan berkualitas.
- Buat list budget pernikahan dan jangan paksakan keinginan jika budget tidak mendukung. Membuat budget di awal menjadikan disiplin anggaran, untuk memprioritaskan item apa saja yang menjadi item yang berharga, misanya dokumentasi pernikahan sebagai kenang-kenangan, sedangkan makanan bersifat habis.
- Mencari informasi pengurusan administrasi pernikahan ke KUA, misalnya persiapan laki-laki yang harus membuat surat numpang nikah, kecuali kalau menikah dengan calon yang satu RT, serta persiapan lain seperti foto ukuran 2x3, 3x4 dan lain-lain.
- Buat List Persiapan Pernikahan, mulai dari listing gedung, listing dekorasi, administrasi, penghulu, wali nikah, panitia, gaun pengantin, seragam keluarga, dan lain-lain, hingga rundown acara akad dan resepsi.
Wedding Chek List
Tempat
[ ] Tempat lamaran
[ ] Tempat akad
[ ] Tempat resepsi (Gedung/Rumah)
Beberapa list Gedung:
1) Gedung Sasono Adiguno TMII, Rp. 10 juta
2) Gedung Pewayangan Kautaman, Rp. 14 juta
3) Gedung Padepokan Pencak Silat, Rp. 8 juta
4) Gedung Musium Purna Bhakti Pertiwi, Rp. 4 juta
5) Gedung Pandan Sari, Rp. 6 juta
6) Gedung Balai Komando, Rp. 6 juta (siang) dan 7 juta (mlm)
7) Gedung Bidakara-binakarna, Rp. 18 juta
8) Gedung Balai Sudirman, Rp. 17 juta dan 24 juta
9) Gedung Dhanapala, Rp. 28 juta
10) Gedung Balai Samudra, Rp. 28 juta
11) Gedung Wisma Saco, Rp. 13 juta
12) Gedung DEPTAN, Rp. 6 juta
13) Gedung BULOG, Rp. 11 juta
14) Gedung ANTAM, Rp. 7 juta (siang) dan 8 juta (mlm)
15) Gedung Arcadia, Rp. 12 juta
16) Gedung ELNUSA, Rp. 5 juta
17) Gedung DEPSOS, Rp. 8 juta
18) Gedung DEPKEH, Rp. 8 juta
19) Gedung Wisma Karsa Pemuda, Rp. 6 juta
20) Gedung BANGDA, Rp. 4 juta
21) Gedung DEPNAKERTRANS, Rp. 3.5 juta
22) Gedung DEPKES, Rp. 1.2 juta —Kapasitas 800 orang
23) Gedung Tiva Kemala, Rp. 4.5 juta
24) Gedung Persada Eksekutif, Rp. 10 juta
25) Makarti Mukti Tama–Deptrans, Rp 3,5 juta
26) Gedung BKKBN, Rp. 6 juta
27) Wisma Sanita, Rp 3 juta
28) Plaza chrystal, Rp. 45 juta
Dekorasi
[ ] Dekorasi tempat upacara pernikahan
[ ] Dekorasi pelaminan
[ ] Dekorasi rumah
Makanan
[ ] Katering akad/snack
[ ] Katering resepsi
[ ] Katering di rumah
Busana dan Rias Pengantin
[ ] Rias dan Busana akad mempelai wanita
[ ] Rias dan Busana akad mempelai pria
[ ] Rias dan Busana resepsi mempelai wanita
[ ] Rias dan Busana resepsi mempelai pria
[ ] Rias dan Busana Keluarga mempelai wanita
[ ] Rias dan Busana Keluarga mempelai pria
[ ] Rias dan Busana Penerima tamu
[ ] Rias dan Busana Pagar ayu
Mobil Pengantin
[ ] Mobil mempelai
[ ] Transportasi keluarga wanita
[ ] Transportasi keluarga pria
[ ] Perijinan, keamanan dan parkir tamu
Dokumentasi
[ ] Foto prewedding
[ ] Foto liputan
[ ] Video liputan
Kartu Undangan
[ ] Kartu undangan
[ ] Kartu ucapan terima kasih
[ ] Kartu RSVP
[ ] Amplop plastik
[ ] Label stiker nama
[ ] List tamu undangan dan print
Souvenir
[ ] Souvenir + packaging
Hiburan
[ ] MC upacara pernikahan
[ ] MC resepsi
[ ] Musik/Wedding Singer upacara pernikahan
[ ] Galeri foto (prewedding)
[ ] Stand foto + Foto
[ ] Musik/Wedding Singer resepsi
[ ] Sound system upacara pernikahan
[ ] Sound system resepsi
Pendukung Acara
[ ] Meja Display
[ ] Album foto/Bingkai foto
Catatan Sipil
[ ] Catatan Sipil/Administrasi KUA
[ ] Surat Keterangan Numpang Nikah Kelurahan
Lain-lain
[ ] Cincin Kawin
[ ] Buku tamu
[ ] Alat tulis
[ ] Kotak Amplop
[ ] Tempat suvenir
Tim Pendukung
[ ] Koordinator lapangan
[ ] Checker jumlah piring katering
[ ] Pagar ayu/bagus
[ ] Bridesmaid dan Bestman
[ ] Penerima tamu
[ ] Penerima amplop
[ ] Pembawa cincin
(sumber: paketpernikahanmurah.blogspot.com, dengan beberapa pengolahan)
Berbagai Tips Perencanaan Pernikahan
Pernikahan pasti agak merepotkan, karena merupakan hal yang baru, sekaligus sebuah perhelatan penting dalam sejarah hidup yang harus berjalan sesempurna mungkin.
- Anggaran Pernikahan
Hal paling penting dalam perencanaan perkawinan adalah anggaran keuangan. Untuk menghindari pemborosan, sebaiknya anggaran pernikahan ditentukan dari awal. Penentuan dan penyusunan anggaran ini sangat penting agar tidak terjadi pengeluaran uang yang sia-sia. Pernikahan memang momen yang sangat penting, namun Anda harus tahu bahwa kehidupan setelah pernikahan adalah yang paling penting. Anda tidak perlu melakukan pemborosan uang hanya untuk menikah.
- Waktu Pernikahan
Menentukan waktu pernikahan merupakan salah satu langkah perencanaan pernikahan. Anda, pasangan, dan seluruh keluarga besar bisa berdiskusi tentang hal ini. Tentukan kapan Anda akan melakukan prosesi atau resepsi pernikahan.
- Tempat Pernikahan
Tempat pernikahan bisa bermacam-macam. Bila Anda muslim, Anda harus menentukan masjid mana yang digunakan untuk prosesi akad nikah. Begitu pula bagi Anda yang akan menikah di gereja. Tentukan tempat pernikahan dan sebaiknya dipesan jauh-jauh hari. Untuk resepsi, Anda bisa memilih gedung, hotel, atau bisa juga hanya di rumah. Diskusikan dengan keluarga untuk menentukan tempat resepsi pernikahan. Setelah ditentukan, Anda tinggal menyiapkan dekorasi ruangan agar acara resepsi bisa terlihat lebih sempurna.
- Berkas atau Surat Pernikahan
Yang tak kalah penting dalam perencanaan pernikahan adalah mengurus surat-surat nikah. Biasanya, Anda harus mendatangi kepala RT atau kelurahan untuk meminta surat pengantar ke KUA. Setelah itu, Anda bisa langsung mengurus surat nikah dengan dokumen-dokumen yang sudah ditentukan, misalnya KTP, KK, foto, dll. Pencatatan pernikahan ini adalah hal yang sangat penting, sehingga pernikahan Anda bisa dilindungi oleh negara dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
- Busana Pernikahan
Pasangan mempelai pastilah harus berdandan sebaik mungkin di hari pernikahan. Menentukan busana pernikahan juga merupakan salah satu faktor penting dalam perencanaan pernikahan. Tak hanya mempelai, Anda dan keluarga besar sebaiknya mendiskusikan busana apa yang akan dipakai saat acara pernikahan. Seluruh keluarga besar pastinya ingin tampil sempurna di hari perkawinan Anda dan pasangan.
- Undangan
Siapkan undangan dengan baik. Anda dan pasangan harus mendata tentang siapa saja yang akan diundang dalam acara pernikahan. Setelah mendata nama, Anda bisa langsung memesan undangan dengan jumlah dan harga yang sudah disepakati. Undangan tak hanya sebatas keluarga atau teman. Anda juga harus menentukan tentang siapa yang akan membantu prosesi pernikahan Anda. Misalnya, untuk muslim membutuhkan seorang ulama/kyai, saksi, dll. Bagi orang Kristen pastilah membutuhkan seorang pendeta, begitu pula halnya dengan agama lain.
- Makanan
Tentukan menu makanan pada acara pernikahan Anda. Pada umumnya, suatu acara pernikahan akan menggunakan jasa catering, jadi Anda atau keluarga tidak perlu memasak sendiri. Memanfaatkan jasa catering memang lebih praktis, namun Anda tetap harus teliti dalam memilih jasa catering. Pastikan bahwa masakannya enak, tidak basi, halal, dan porsinya sesuai dengan jumlah pesanan Anda.
- Susunan Acara
Hal yang tak kalah penting dalam perencanaan pernikahan adalah susunan acara. Siapkan susunan acara mulai dari prosesi pernikahan (misalnya akad nikah) sampai acara resepsi. Dalam acara resepsi pun Anda harus menyusun acara lebih detail.
- Souvenir
Souvenir atau barang kenang-kenangan bagi tamu undangan harus ditentukan dan dipesan jauh-jauh hari. Siapkan souvenir dengan jumlah yang sesuai. Souvenir bisa berupa macam-macam, misalnya kalender atau hiasan.
- Dokumentasi
Hari pernikahan adalah momen penting yang terjadi sekali seumur hidup. Pastikan bahwa Anda menyiapkan kamera atau handycam untuk merekam setiap kejadian yang ada.
- Penyedia Jasa Pernikahan (Wedding Organizer)
Anda dan keluarga besar bisa menyiapkan segala keperluan, namun Anda juga bisa menggunakan jasa wedding organizer untuk mengurus segala keperluan pernikahan. Mulai dari tempat, dekorasi, catering, dll.
Bila ingin menggunakan jasa wedding organizer, pastikan bahwa penyedia jasa tersebut benar-benar sudah ahli di bidangnya.
(sumber: http://www.anneahira.com)
10 Kiat Merencanakan Pernikahan
- Anggaran
· Jangan merencanakan pernikahan tanpa anggaran. Hal yang paling menyebabkan stres ketika merencanakan perkawinan biasanya adalah uang. Pastikan Anda menentukan seberapa banyak anggaran perkawinan Anda dan siapa saja yang akan menyumbang dan berapa banyak.
· Jangan mengeluarkan lebih banyak dari anggaran yang Anda tetapkan atau dari yang Anda mampu bayar. Hari perkawinan Anda adalah hari yang penting – tapi ini cuma SATU hari. Anda tentu tidak ingin memulai hidup baru dengan hutang dan terpaksa harus mencicil hutang itu selama lima tahun ke depan, kan?
- Penyedia jasa perkawinan
· Jangan percaya begitu saja pada ucapan penyedia jasa perkawinan (catering, atau perias pengantin). Buatlah perjanjian atau rencana yang tertulis.
- Bantuan pihak lain
· Jangan coba-coba melakukan segalanya sendirian. Merencanakan pernikahan bisa jadi merupakan pekerjaan penuh-waktu. Jadi, jangan coba-coba mengerjakannya sendirian –mintalah bantuan orang lain. Kalau soal perkawinan setiap orang senang membantu (jadi biarkan mereka senang dan pikiran Anda jadi ringan).
· Jangan memaksakan kehendak dan keinginan Anda sendiri. Kompromilah untuk hal-hal yang tidak terlalu penting.
- Fotografi
Jangan terlalu hemat untuk fotografi. Hari pernikahan Anda akan berlalu dengan cepat dan setelah hari berakhir, yang tersisa hanyalah kenangan dan foto-foto Anda.
- Lain-lain
· Jangan terlalu mengurusi hal yang detil. Anda bisa kehilangan kesenangan dalam proses perencanaan perkawinan. Maksudnya begini, apakah benar-benar jadi masalah bila pita penghias meja makan berwarna merah muda atau merah jambu?
· Jangan lupa berterima kasih kepada semua orang yang terlibat dalam proses persiapan pernikahan Anda dan semua yang memberi Anda hadiah. Dan, jangan samapai ucapan terima kasih Anda basi. Segera kirimkan mereka kartu atau note ucapan terima kasih setelah Anda menerima hadiah.
· Jangan membebani diri Anda dengan banyak pekerjaan sehari sebelum pernikahan Anda. Lakukan hanya satu atau dua tugas yang ringan dan cobalah untuk bersantai dan menenangkan diri Anda.
· Jangan mengharapkan upacara pernikahan yang sempurna. Anda bisa mengharapkan hari yang luar biasa dan hal-hal yang masuk akal. Jangan lupa, tujuan utama Anda adalah menikah.
(sumber: http://www.f-buzz.com)
Desain Undangan Aneh namun Bisa Menginspirasi
- Undangan karakter game
Jika anda adalah penggemar game Atari tahun 80an, ini adalah yang tepat untuk anda! Dibuat oleh Illustrator dan artis komik Carla Berrocal, keren ini 8-Bit Undangan aernikahan ini khusus dirancang untuk kliennya.
- Undangan bungkus coklat
Desain unik ini adalah sesuatu yang benar-benar jenius : undangan pernikahan yang manis. Apa cara yang lebih baik untuk mengekspresikan cinta lebih baik daripada coklat?
- Undangan cinta
Ini dipengaruhi Ouija Board-undangan dan amplop yang asli (berubah menjadi Papan kayu ketika dibuka) diciptakan oleh Erin Blankley, yang menawarkan desain undangan pernikahan aneh dan mengagumkan melalui perusahaan desain, Corndog Industries.
- Undangan cerita cinta
Pasangan ini menemukan cara untuk tidak hanya mengundang tamu-tamu mereka tetapi juga s berbagi cerita cinta dengan mereka. What an awesome idea!
- Undangan keyboard
Undangan pernikahan seorang pandai yang diilhami keyboard. Apakah Anda seorang konsultan IT? Well, ini yang tepat untuk Anda!
- Undangan film
Undangan makan malam gladi bersih Star Wars ini dirancang oleh ibu pengantin pria yang kreatif, yang membuat itu di komputer sendiri menggunakan beberapa foto-foto lama.
- Undangan poster
Undangan pernikahan ini benar-benar diilhami dari salah satu poster film lama.
- Undangan narsis
Kenapa gw bilang gitu? karena lebih banyak foto2 pasangannya daripada tulisan undangannya heheheh~~~
- Undangan FAQ
Lihatlah ini! Bahkan memiliki bagian FAQ (Frequently Asked Questions).
- Undangan laptop
Undangan model kayak gini terinpirasi dari laptop sob! keren banget yak~~~
Tambahan: Undangan Kipas
(sumber: http://desain-undangan.com)
4. Keeping Child
Tujuan pernikahan adalah untuk menghalalkan hubungan antara 2 insan, untuk menghalalkan sifat pacaran-nya, untuk berbagi antara suami-istri, untuk membina 2 keluarga besar, dan untuk mempunyai keturunan. Yup. Anak adalah sebuah cahaya dalam rumah tangga. Cara memperoleh anak pun tergantung dari kondisi pasangan tersebut, apabila Tuhan menakdirkan agar mereka memiliki keturunan sendiri, maka akan lahirlah bayi dari perut sang istri, namun bila Tuhan belum berkenan, maka setiap pasangan dapat mengangkat seorang anak (adopsi). Pun, bila pasangan tersebut bisa menghasilkan anak sendiri, apabila mereka memiliki keinginan untuk merawat anak lain, maka hal tersebut masih bisa dikatakan wajar. Selama anak itu dirawat dan diberi kasih sayang yang sebaik-baiknya.
Anak adalah permata orang tua. Saya akan menyayangi anak saya kelak dan merawatnya dengan sebaik-baiknya dengan rezeki yang mengalir dari Tuhan.
5. Hajj For Mom
Dengan pekerjaan yang saya miliki, saya berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup saya sendiri dan tentunya akan berbagi dengan keluarga saya, dan mudah-mudahan saya memiliki rezeki agar Ibu saya dapat pergi haji. Seandainya belum mampu, mudah-mudahan rezeki itu datang dari saudara lainnya, dan saya akan membantu semampu saya, demi mama. Jika saya tetap tidak mampu membantu, maka maafkan saya, mama.
6. English-German Course
Saya memiliki keinginan untuk pergi ke Swiss, apapun tujuannya. Entah wisata kalau punya uang banyak, urusan pekerjaan, ataupun beasiswa melanjutkan pendidikan magister (S2). Untuk merealisasikannya, saya harus memiliki kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, kemudian bahasa Jerman. Seandainya saya memiliki uang lebih, saya akan mengambil kursus 2 bahasa tersebut, baik jadi ke Swiss maupun tidak. Bukankah pendidikan merupakan proses seumur hidup?
7. Going to Switzerland
Ketertarikan saya dengan negara ini dimulai sejak SD dimana terdapat sejarah kekayaan Presiden Soeharto yang banyak disimpan di negara tersebut karena terkenal dengan sistem perbankan-nya yang sangat kuat, tanpa melihat sumber kekayaan itu berasal. Seiring usia yang bertambah, terkadang impian saya akan Swiss terlupakan. Namun kini, harapan tersebut telah tumbuh menjadi besar dan kuat, karena ternyata Swiss memiliki alam yang indah. Baiklah, insyaallah saya akan ke sana. Namun jika tidak, cukuplah saya mengaguminya dari sini.
Bogor, Minggu, 09 Januari 2011, 08:17 WIB
No comments:
Post a Comment