have Fun on My page yaa...

have Fun on My page yaa...

Friday, 3 September 2010

buat kamu setelah aku baca notes kamu...

buat kamu...

apakah kamu akan merasa nyaman dengan orang itu seandainya dia bukan orang yang tepat untuk kamu...
bukan orang yang pas dengan kehidupan kamu...
bukan orang yang bisa menyesuaikan diri dengan gaya hidup kamu...
bukan orang yang bertanggung jawab dengan kata-kata dan perbuatannya...

orang yang senantiasa berjanji dan berjanji...
tapi itu omong kosong semua...
pendusta...pembohong...childish...busuk...merepotkan...menyesakkan jiwa...

bagaimana jadinya kalau kamu bukanlah kamu yang sekarang...
berterima kasihlah kepada orang tuamu yang telah memberikan kehidupan nyaman nan mewah...

buat kamu...


(speechless gw...)

i miss u... ^^



nadya dan arum apa kabar?
maaf kalau ida banyak salah dan membuat kecewa,,,tapi percayalah, ada sesuatu yang membuat ida hanya merasa comfort di rumah,,,tapi ida senang masih bisa melihat kalian via dunia maya ataupun foto-foto kita...

hehe...agak me-lebay-kan dan me-melow-kan diri sendiri...

ah, tapi aku sayang kalian... =D

Pagi ini saya tersenyum

Ingin rasanya berlari ke arah mereka, memeluk, dan mengucapkan terima kasih atas senyuman yang kubuat perlahan pagi ini.
they make me smile!! ya!!

entah dari komentar yang dibuat, dukungan, simpatik, hingga guyonan ga jelas... jujur, saya kangen dengan mereka, teman-teman jurusan saya, administrasi negara 2006...
kangen belajar di kelas, kangen duduk di bangku terdepan, kangen chattingan via kertas, kangen rusuh, kangen ngobrol, kangen nge-gosip-in temen, kangen nge-rumpi-in dosen, kangen tidur pas dosen ngajar, kangen lihat dosen yang datang, ngajar, terus mengheningkan cipta di meja,,,kangen takut pas pelajaran matematika, ekonomi manajerial, statistik sosial, bahkan teknik-teknik kuantitatif... mata kuliah yang horor plus dosen yang agak killer...sebenarnya sih mereka ga galak, tapi tegas kali ya...kangen foto-foto baik yang disengaja maupun yang saya canded sendiri....kangen pak eko prasojo, dosen favorit...kangen datang telat, kangen diabsen, kangen guyonan pak waluyo, kangen dengan tingkah dosen yang kadang ga jelas,,,,uh, kangen semuanya...
dan untuk mereka yang membuatku tersenyum pagi ini, i say thx... ^^ :

iqbal rafi zatnika
atie sarwiyati


eriyando rizky
anugrah ryan aendy
dany nugroho


wahyu mahendra
nita naleon

eka ardiyanto

nadya sarikasih h potter
mira triyanti chan





"saya senang pagi-pagi masih dapat melihat mereka, tersenyum, kemudian semangat untuk ber-skripsi kembali... ^^"

Thursday, 2 September 2010

filosofi "idaneshia"

IDANESHIA...

menurut saya, itu nama yang indah,,,entah menurut anda...

dan nama itu punya sejarah...meski tidak semua nama memiliki sejarahnya...

IDANESHIA, terdiri dari dua kata dan dua manusia, yaitu :

1. IDA => nama saya sendiri, ida mayanti...saya sering dipanggil ida atau da, meski di rumah memiliki sebutan "ompong" ataupun "jipong"...kalau ini sih terkait cerita silverqueen pertama kali sewaktu masih kecil...
daaaaannn....

2. NESHIA => saya mengambilnya dari kata annisa,,,mau tidak mau, waktu itu saya bercermin pada teman saya ANNISA RAHMANIA... nisa itu nama yang bagus dan baik, artinya "wanita", dan saya pun menyukai pelafalannya, yakni N-I-S-A ...nisa...
akan tetapi, karena banyak yang memiliki nama nisa, dan sepertinya agak umum...ditambah anak-anak zaman sekarang kalau diberi nama oleh orang tua-nya pasti kalau tidak panjang-panjang 3 sampai 4 kata, bisa jadi agak kebarat-baratan, atau bule, entah bule arab atau bule putih, bahkan bule negro...
Jadilah, saya keren-kerenkan itu nama nisa menjadi N-E-S-H-I-A...neshia...
Karena kurang pas kalau neshia aja, maka saya tambah dengan IDA, menjadi IDANESHIA.


yaa..begitulah filosofinya...

Annisa Rahmania juga temannya Hayhay, lho... ^^

tiga orang motivator dan satu penyemangat

Tiga orang motivator...dan satu penyemangat

Ya! judul itulah yang ada di dalam benak saya sekarang ini. Kemunculannya bersamaan dengan proses pengerjaan skripsi yang sampai sekarang belum selesai. Mereka membangkitkan semangat juang saya yang naik turun. Keberhasilan mereka dalam beberapa episode kehidupan mereka membuat saya tersenyum, meski terkadang sedih bila harus dibandingkan dengan saya yang sekarang...

Mama...

Dialah wanita yang melahirkan saya, membesarkan saya, dan yang dengan cerewetnya selalu mengingatkan masalah ibadah saya yang sudah mulai kendur saat ini. Berdasarkan cerita kakak, saya adalah satu-satunya anak mama yang dilahirkan dengan bantuan bidan, sementara ketujuh kakak saya yang lain hanya dibantu oleh dukun ataupun saudara yang lain. Dan berdasarkan foto-foto masa kecil, terlihatlah bagaimana mama merawat saya dengan menggendong saya ketika memasak di dapur atau tetap menjaga saya sementara kakak-kakak yang lain sedang belajar mengaji di rumah. Usia saya sekarang adalah hampir 25 tahun, dan saya sadari bahwa mama menjaga saya hingga usia tersebut, hanya saja yang membedakan adalah masalah ibadah. Mama sangat membanggakan ibadah saya saat kecil atau mungkin sejak balita hingga usia 20 tahun. Saya percaya bahwa sebelum saya haid, ada beberapa ibadah saya yang pahalanya untuk mama. Hingga usia 14 tahun kemudian, saya haid, namun saya tetap dalam ibadah yang cukup baik. Keluarga saya memang bukanlah keluarga yang relijius, tapi almarhum bapak dan mama selalu memperhatikan ibadah saya.
Hingga pada tahun 2007, di mana saya sudah tidak tinggal di rumah lagi karena ingin konsentrasi di kampus dan mengambil kos di depok, saya merasakan kekenduran ibadah. Tidak ada mama yang bawel dan super cerewet untuk mengingatkan mengaji, shalat wajib, shalat sunnah, puasa sunnah setiap harinya. Saya merasa punya kehidupan sendiri di kos, kampus, dan organisasi saya. Barulah saya sadar betapa saya bungsu yang masih manja dan selalu harus dekat dengan keluarga.
Saya masih ingat bagaimana saya menangis karena rindu keluarga ketika mengikuti pesantren kilat di sebuah SD sementara jaraknya dari rumah tidaklah seberapa. Malam itu saya menangis, tiba-tiba Bapak datang dengan membawakan saya sebuah baju muslim. (i love that moment, pak...). Dari jauh, air mata saya sudah tak terbendung dan ketika dekat, saya peluk tubuhnya. (i miss u, pak...)
.

Dan ketika bapak meninggal pada tahun 2005, masih teringat oleh saya bagaimana saya bersyukur bisa berada di sampingnya ketika terakhir hayatnya, dengan membisikkan kalimat tauhid bersama mama, sampai memanggil namanya ketika tubuhnya sudah terbujur kaku. Saat itu saya berstatus penggangguran. Namun, saya masih punya mama dan tujuh kakak.
Entah mengapa, saya sedikit menyesali kehidupan kampus saya selama 3 tahun terakhir. Ingin rasanya memutar kembali waktu dan memperbaiki semuanya. Bukan keikutsertaan saya dalam sebuah organisasi ataupun kegiatan lainnya yang menjadi masalah, namun karena tidak bijaknya saya mengatur semuanya, maka terasa menyakitkan hasil yang sekarang saya peroleh.
Sekarang ini, ketika saya masih harus menyelesaikan skripsi, banyak sekali cobaan yang menerpa (Ya Tuhan...berikan hamba kesempatan...). Terkadang saya frustasi, menangis dalam hati ketika ada orang lain, sedih, depresi, terpuruk, down. Namun, semua itu sirna ketika saya melihat mama menangis dalam doanya ataupun melihat wajah tirus dan tubuh kurusnya ketika sedang tidur dalam gelapnya rumah.
(Ma, maafin ida...).
Betapa saya masih ingat ketika saya menahan tangis saat menemaninya bersiap menghadapi operasi tumor di usus besarnya tahun 2008. Saya berdiri di sampingnya, sementara mama berbaring dengan wajah menghadap ke atas sambil berdoa untuk kesembuhan dirinya dan berbicara kepada Tuhan tentang anak-anaknya seandainya Tuhan hanya memberikan kesempatan hidupnya hingga saat itu. Di sana hanya ada saya dan mama, sedangkan kakak yang lain berada di luar dan ada yang belum datang. Hanya saya yang merasakan kegelisahan mama di ruangan itu. Setelahnya, saya, bang Wanda, Po Dye, dan Bang Amat yang pontang-panting mencari obat, mencari darah, dan sebagainya untuk mama. (i love you, mom...)

Mama adalah sosok yang kuat dibalik tubuhnya yang mulai melemah. Dia senantiasa mendengar curhat anak-anaknya, berdoa dalam kesendiriannya, dan tangguh menghadapi masalah anak-anaknya. Saya sadari betapa sulitnya menjadi mama yang kuat seperti beliau. Dan untuk mama, saya ingin selesaikan skripsi ini sebagai kado manis di ultahnya ke 64 tahun pada 30 Desember nanti, saya akan membawanya juga ke upacara wisuda saya di UI meski tidak duduk di depan sebagai peraih cumlaude apalagi sumclaude. Kado itu juga untuk bapak yang tepat meninggal selama 5 tahun pada 5 Desember nanti. Setelahnya, saya akan mencari kerja untuk membahagiakan mama, saya akan membawa mama berjalan-jalan dengan mobil saya sendiri, serta memberangkatkannya haji.
Ya Allah, mudahkan saya...


____________
Teman, itulah motivator pertama dan utama saya...sedangkan yang berikutnya adalah teman-teman saya sendiri...teman yang saya ucapkan terima kasih karena telah menyemangati saya meski mereka tidak menyadarinya...

Pradany Hayyu Minarwati, S.Hum ...

Sahabat yang baru saya kenal 4 tahun terakhir ini. Sahabat yang saya anggap sukses di balik kesederhanaannya. Berjiwa legowo dan ikhlas dan selalu berkalimat baik. Meskipun Hayyu menganggap perjalanan hidupnya mungkin biasa saja, namun bagi saya itu adalah luar biasa. Anak sulung dengan satu adik yang kini berkuliah di Surabaya. Kuliah 4 tahun, kemudian bekerja mengajar bahasa cina sesuai jurusannya, sambil mengikuti CPNS Depkeu. Saya pernah iri dengan keberhasilannya, tapi saya cinta dia, maka saya harus bijak untuk mengambil contoh dari dia dalam menjalani hari-harinya. Lulus kuliah, setelah itu apa, kemudian apa.

saya: hayhay...congrats for psikotesnya...jangan lupa olahraga utk tgl 26...amel jg...
#isengsearching... :)

hayhay: idaa.. Hayhay nih. Aku nda ada plsa. Ya ampun,,kmu rajin bgt sampe browsing sgala. Makasi ya daaa. hehe. Td aku jg liat nama amel. Msh kuat jogging ga ya. untungnya ga lingkar luar 2x. Hehe.

saya: hihi...iya, ngetik sekalian refreshing...bs lah...rajin olahraga di jember yah! lo ga berniat penggemukan badan abis puasa kan? hehe...

hayhay: mg2 berat gw ga nambah. hehe. Tes kshtnnya di rwmngn,,bu. Hoho. Doakan saya! Im praying for you too

saya: lo org kedua yg bikin gw termotivasi utk terus berjuang...chayoo say...

hayhay: Mukjizat slalu ada utk org yg berdoa. Smangat pantang kendur, da! Muach.

(ida sayang hayhay...)



Astuti Wulan Yanuari, S.Sos ...

Dia adalah teman kedua saya yang membuat saya bersemangat melanjutkan skripsi. Memang tidak secara langsung, karena saya mendapatkan itu setelah melihat foto-foto wisudanya 26 Agustus lalu. Saya bahagia melihat dia dan teman-teman administrasi negara 2006 lainnya lulus 4 tahun. Foto-foto gladi resik, kebayanya, dan bersama keluarga, terutama ayah-ibunya benar-benar membuat saya tersenyum. Saya harus bisa itu!
Dan menakjubkan bagi saya adalah hari setelahnya, saya bertemu dengan dia secara tidak sengaja di stasiun UI. Saya hendak pulang, sementara dia hendak ke kampus untuk mengurus nilai dan magang di Rektorat. Saya senang melihatnya saat itu, saya peluk dia, bahkan saya temani dia ke FISIP kembali untuk sekedar mengobrol.
Oe...itu panggilannya, dan babygipsy adalah nama di twitter-nya... dan saya melihat Oe sebagai seorang mahasiswi yang sederhana, dan selalu ikhlas dalam menghadapi ujian dalam kuliah dan skripsi. (i'm happy for your life...and pray for your wishes career...)

(oe, ijin copas dari FB-mu yah...)


Dina Karina Septyani, S.Sos

Dialah penyemangat saya saat ini, yang mampu membuat saya takjub dan tersenyum...


Ida Mayanti ‎"ketika gunung tak lagi menjadi saksi atas sebuah persahabatan, ditambah ada sebuah kekecewaan yang mendalam,,,maka maafkan saya, semoga hidupmu senantiasa bahagia dalam cinta yang sempurna dari-Nya dan dari-nya...Selamat Ulang Tahun."


    • Dina Kasep ah, ah,,terlalu berlebihan..siapa mengecewakan siapa ni? hehe, bentar lagi gw mau punya nomor telepon yang sama kayak operator lw, siap2 diteror tiap malem ya..
      44 minutes ago ·
    • Ida Mayanti
      dina...lo mw balas wall gw? lo ga marah ma gw? lo ga kecewa ma gw?
      believe or not, i wanna cry now...tp ga mungkin, ada mama deket gw...
      ah, betapa gw tidak mw merepotkan lo dengan semua keluh kesah gw,,,tapi gw lg sendiri, din...15 hari sete...lah sms terakhir itu...
      cukup sedih, tp gw ga mw ganggu lo, tp gw berharap ada kabar dari lo..
      gw sayang lo, din... meski cuma gw dan tuhan yang tw...
      See More
      16 minutes ago · ·
    • Ida Mayanti dinaaaaa...gw butuh bahu lo...gw ingin bercerita seperti di pinggir balairung itu...gw butuh menangis di dkt lo seandainya lo tidak keberatan...semoga gw kuat ya din...semoga gw bisa menentukan kapan itu...
      14 minutes ago · ·
    • Dina Kasep pan dari kapan gw bilang mau kerumah lw, tapi nda di bales2 smsnya, hari minggu deh gw kesana yaa..beneran ni, lw jangan kemana2..
      10 minutes ago ·

"semangatlah, ida..."