Ya Allah... hanya yang sakit, yang mampu merasakannya...
tidak ada kasih sayang yang sepantasnya...
tidak ada kasih sayang yang sepatutnya...
semuanya berlalu begitu saja...
seiring perjalanan waktu...
tumbuh dan berkembang...
seiring kesibukan hari...
sakit dan menderita...
Kemana angin yang dulunya berhembus dan membelai pepohonan itu...
Kemana air yang pernah mengisi kekosongan sungai-sungai jernih nan biru...
Atap itu telah jatuh...
Ya, atap itu jatuh seiring dindingnya yang telah runtuh...
Atap itu kini teronggok di bawah
karena tidak ada dinding yang menopangnya...
Dinding itu runtuh namun kembali mendapatkan atap...
Namun, atap yang berbeda...
Atap teronggok sepi...kini hanya menyendiri...
Meyakini bahwa ia takkan mencari dindingnya lagi
Atau dinding yang lainnya...
No comments:
Post a Comment